Minggu, 11 Agustus 2013

~ Travel Bareng Keluarga . . . WHY NOT !!! ~


~Travel Bareng Keluarga … WHY NOT !!!~

Hallo para Traveller yang suka ngiler dimanapun berada … Kali ini gua mau cerita nih tentang “Jalan-Jalan bareng Keluarga”. Biasanya sih gua ngetrip bareng temen atau sohib, cuma kali ini mumpung lagi pada libur dan waktunya tepat jadi yaudah kenapa enggak ngetrip bareng keluarga, hahaha. Jalan-jalan sama keluarga banyak keuntungannya brur, salah satunya adalah ngirit duit … tapi bukan itu sih intinya, wkwkwkwk. Intinya adalah untuk mempererat kekompakan antar anggota keluarga, maklum brur … kadang susah banget buat nyari waktu yang tepat buat ajojing dengan personil satu keluarga yang komplit. Gua kuliah, Adek gua sekolah, dan orang tua gua sibuklah dengan urusannya yang padetdetdet, makanya gua pikir ini adalah waktu yang tepat buat konser bareng, keliling-keliling, have fun, ketawa-ketawa, ajojing bareng, yang pastinya asik parah. Hahahaha.

Ini nih kebiasaan keluarga gua kalau abis lebaran, yang gak lain adalah ajojing bareng, ngetrip bareng, kesesat dijalan bareng, dan tidur bareng, hahahhaa. Jadi emang biasanya sehabis lebaran H+ sekian tuh kita langsung cabs gitu brur ke saudara yang agak jauh dari kampung halaman. Harap maklum sih, ibu sama ayah gua itu satu desa yang cuma dipisah sama jalan raya -___-) jadi keluarga besar gua gak lain dan gak bukan yaaaaaaaa di Cikampek … Tapi tenang brur, gua gak perlu sedih karena beberapa saudara gua terbebas dari kampung ini, hahhaa alias di luar komplek kerajaan Cikampek, salah satunya adalah Uwa gua atau Budek atau kakaknya ayah “Pak de” ya gitulah pokoknya lu pasti ngerti.

Tepatnya rumah uwa gua itu di Leles Garut, dan yang jelas gua kegirangan gitu deh punya saudara yang banyaknya di daerah pegunungan yang notabene udaranya sejuk dan airnya tirissss abisss, jadi badan gua kayak dimanja unyu gitu brur … kayak Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Temanggung, Sukabumi, yaaa kota yang ademmm gitu deh ^^ hahaha seneng pokoknya gua. Oh iya gua punya beberapa tips dan trik nih sedikit berbagi lah biar supaya jalan sama keluarga aman lancar nyaman tentram "Macam calon gubernur promosi ke warga" :

1. Do’a … Satu hal ini sangat sakral dan harus dilakukan, memanjatkan do’a untuk meminta keselamatan.

2. Jalan lupa bawa pakaian ganti sebanyaknya bukan secukup-cukupnya Soalnya kalau misal lu diajak ke pantai yang faktanya pasti ngejebur dan ngojay otomatis lu harus bawa baju lebih, kalau lu bawa satu baju ganti dan sehabis lu mandi lu ganti baju, eh ternyata hasrat alam lu buat mandi di pantai menggebu-gebu otomatis lu pasti ngojay lagi brur, terus lu mau ganti pake baju yang mana lagi “_” kan lu cuma bawa pakaian ganti satu. Jangan sekali-kali nyiksa diri brur … pake baju yang basah tadi misalnya, gak pake baju baliknya, telanjang sambil naek motor #okgapenting. Yang jelas bawa baju sebanyaknya.

3. Ciptakan Suasana Aman dan Tenteram … Intinya sesama saudara lu gak boleh sekali kali ribut dijalan, apalagi pas bokap bawa mobil dan elu malah berantem sama saudara lu dan akhirnya bokap lu keganggu, terus akhirnya lu disuruh turun di tengah hutan belantara … gimana coba? “tapi ini gak mungkin sih !!!” #Lupakan.

4. Check dengan baik kendaraan yang dibawa … mau motor ataupun mobil… Supaya perjalanan aman dan nyaman.

5. Baik-baikin orang tua … Ini yang penting, hahahhaa. Pokoknya selama lu ngetrip lu harus bisa bawa mood orang tua kearah yang benar, wkwkwkwk alias smiley every day, kalau misalkan orang tua terus-terusan dibikin nyaman, trip kalian pasti nyaman, dan jajan kalian pasti lancar, gua jamin !!! hahahha.

6. Ajak Keluarga Liburan ke Tempat yang susah Signal … Lu ajak aja nyusur pantai atau gunung yang jauh dari tower yang banyak signalnya, terus lu bilang ke orang tua lu “Selamat Berlibur !!!, Letakan Handphone pada tempatnya, hari ini kita LIBURAN bukan mencari kesibukan” … hahaha. Yang jelas gua gak seneng kalau lagi ngetrip pada sibuk dengan HP masing-masing, kita itu kan liburan brur bukan pelesiran.-_-)

7. Bawa cemilan biar cihuyyy … Ini lumayan penting lohh, selain buat ngeganjel laper juga bisa buat ngeganjel amarah … wkwkwk, soalnya biasanya kalau pada laper pasti pada gampang kepancing emosinya. Bayangin kalau lagi jalan dan sepanjang jalan itu hutan dan perut udah keroncongan, paling kalau kesenggol lu di bacok #gakmungkin. Kita gak tau kayak gimana Medan "soalnya gua belum pernah ke Medan", makanya kita harus prepare dan antisipasi setiap kemungkinan.

8. Pecahkan Suasana … Maksudnya bukan lu harus mecahin piring atau barang pecah belah, hahaha. Gak lain adalah lu harus bisa bawa suasana tetep riang dengan kelakuan yang bikin orang ketawa, supaya mukanya gak pada kayak karpet kusut cemetut dan jangan sekali-kali lu bikin orang cemetut, yang ada tar malah dilempor ke got jalanan -__-.

9. Cari penginapan Gratis … Penginapan Gratis ! Hah ! gampang aja brur, kan kita di bumi ini bersaudara, nah disinilah fungsi teman, sahabat, saudara dipertaruhkan, dan inilah fungsinya silaturahmi … lu bisa nginepp dengan gratististis.

10. Makan sebanyak-banyaknya … Inilah saatnya lu memanjakan perutlu, karena pastinya makan bareng keluarga itu pasti yahuttt, makanya lu harus makan dengan semangat 45, makan enak dengan nikmat dan tanpa syarat yang penting sehat dan menyenangkan, supaya sesuai selogan “4 Sehat, 5 Kenyang” …


Itulah beberapa tips dan trik ngetrip bareng keluarga … kalau ngaco harap maklum, hahahhaa. Yang jelas adalah gimana caranya ciptain trip yang menyenangkan, pecah, dan mempererat tali kekeluargaan. Habis ini gua mau cerita nih brur. Mulai dari Candi Cangkuang yang Eksotis, dan Pantai Santolo yang Menawan … See u !!!



Selasa, 06 Agustus 2013

My Trip In August 2013 . . .


My Trip In August 2013…

"Mimpi itu GRATIS sob … Maka Janganlah takut untuk Bermimpi, dan capai mimpi itu dengan Usaha dan Do’a yang tulus, kuat, penuh keyakinan … Maka kesuksesan itu begitu Nyata dan Dekat".


Mimpi itu sebuah angan, sebuah khayal, sebuah imajinasi, sesuatu hal yang bisa membuat kita senang, daya pikir, tentang sesuatu yang kita inginkan. Gua yakin lu pada semua punya mimpi, entah seperti apa impian kalian pasti ada di dalam benak, hati, dan pikiran kalian. Gua juga termasuk pemimpi, gua gak pernah takut buat bermimpi, salah satu mimpi gua adalah menjadi penjelajah Nusantara dan Dunia … Alasan yang pasti gua berjalan adalah tak lain untuk mensyukuri dan menikmati panorama alam dan karikatur yang telah diciptakan sedimikian indahnya oleh sang Pencipta, dan ada satu hal yang berarti pada setiap perjalanan yaitu sebuah Pengalaman Hidup … Karena pada dasarnya pengalaman adalah "GURU TERBAIK" untuk kita manusia yang mau belajar.

Gak pernah terfikir di benak gua sebelumnya seperti apa Indonesia … karena jujur gua belum pernah ke luar Pulau Jawa ini. Gimana gua mau kenal lebih dekat dengan Nusantara, dengan alam ciptaanNya, kalau misalkan gua belum mengunjungi dan kenal secara langsung dengan alam yang eksotis di bumi ini khususnya Nusantara tercinta. Agustus ini gua akan berjalan, menyusuri beberapa pulau yang ada di Nusantara, dan mungkin tempat ini sudah sering kalian kunjungin, dan ini adalah pertama kalinya buat gua ke luar pulau Jawa, mencari sesuatu yang baru dan pembelajaran yang berarti untuk bekal hidup gua, belajar pada orang-orang hebat yang akan ditemui di perjalanan, dan yang pasti adalah satu … Lebih mengenal CiptaanNya dan Mensyukuri atas alam indah yang sudah diciptakan.

~BALI~

image

Kalian pasti udah kenal banget dengan pulau ini … mungkin juga udah bosen karena sering bolak-balik ke Pulau Bali … Hahahhaa. Tapi jujur, gua belum pernah ke pulau ini … wkwkwk norak kan. Makanya salah satu trip gua di Agustus ini adalah Pulau Bali, tujuannya kemana? itu adalah urusan ketika gua udah sampe kesana yang jelas gua pasti ngunjungin tempat yang berjerah, dan tempat eksotic disana.

~Gili Trawangan~



Pulau satu ini memang cantik brur, air laut yang masih asri dengan pasir patai yang putih membuat banyak wisatawan mengunjungi tempat ini. Berada di sebelah barat Nusa Tenggara Barat, Gili Trawangan menjadi pulau yang sering dikunjungi banyak turis asing karena keindahan pantainya, dan karang-karang cantik memperindah hamparan laut yang ada disana … semoga tempat ini bisa ditinggali beberapa hari di trip nanti … Ammmmiiiinnnn …

~Gunung Rinjani~


Gunung Rinjani merupakan Gunung tertinggi ke-3 di Indonesia, dengan ketinggian 3.767 Mdpl gunung ini menjulang tinggi di tanah Lombok Nusa Tenggara Barat. Gunung ini merupakan tempat Hiking yang menjadi tempat favorit para pendaki local maupun turis asing. Karena pada dasarnya panorama di Gunung ini memang benar-benar indah. Dan rinjani adalah tempat yang masuk list di trip kali ini, dan semoga pendakian nanti berjalan lancar. Ammmiinnnn.

~Pulau Komodo~


Kadal besar satu ini merupakan fauna alami yang hidup dan berkembang biak di pulau ini yaitu pulau komodo. Merupakan rentetan dari Pulau Nusa Tenggara Timur pulau komodopun menjadi objek wisata yang tak kalah pamornya dengan tempat lainnya… Karena disini menjadi satu-satunya tempat dimana wisatawan dapat berinteraksi dengan “The Dragon" (Komodo). Setelah dari Sumbawa nanti insyaallah Pulau Komodo menjadi tempat selanjutnya untuk trip Agustus ini sebelum Flores Nusa Tenggara Timur.

Harapan gua semoga perjalanan ini diberikan kelancaran, dan terlaksana dengan sukses … dan semoga perjalanan kali ini benar-benar mengesankan dan penuh dengan pengalaman baru dan rekan baru juga keluarga baru … Amin ya Allah. Yang jelas dan yang pasti adalah gua ingin mewujudkan mimpi gua menjadi nyata. Usaha, Do’a yakin dan percaya kepada sang Pencipta bahwa kita Bisa mewujudkannya, dan perjalanan ini akan dimulai pada tanggal 22 Agustus 2013 dari kota Semarang.




Jumat, 02 Agustus 2013

Pemandian Air Panas Prataan

WISATA AIR PANAS PRATAAN

Berada di pelosok Hutan Perhutani … Air panas ini mencuat ke permukaan di tengah belantara lebatnya ribuan pohon jati … Ya !!! Air Panas Prataan benar-benar berada diantara bukit-bukit gamping dan pohon-pohon yang sangat lebat. Namun demikian, akses menuju lokasi ini tidak terlalu sulit. Berada 20 Km dari Kota Bojonegoro dan 10 Km dari Kec. Montong Tuban dengan akses jalan yang tidak terlalu sulit, karena pada dasarnya jalan menuju lokasi wisata cukup bagus.

"Apabila dilihat dari lokasinya yang berada di tengah-tengah perbukitan gamping dan tidak adanya gunung api di daerah sekitar, diinterpretasikan air panas ini muncul akibat dari panas yang menyusup melalui rekahan di bawah tanah yang diakibatkan karena geopressure yang dialami tanah dibawah permukaan bumi yang menyebabkan gas menyusup ke atas melewati rekahan yang ada, sehingga panasnya mempengaruhi anomali air yang dilingkungan tersebut" #SotoyHahahaa, sebenernya harus ada uji lab gitu brur buat tahu itu air panas kenapa bisa ada di lokasi tersebut … wacana diatas ya interpretasi suka-suka gua aja … hehe.


Pintu Masuk Menuju Pemandian Air Panas …


Jadi gua berangkat ke tempat ini gak sendirian brur … kita dateng ke tempat ini itu ber4, gua, ander, arul dan didhut. Maklum sekitar seminggu habis mapping daerah Tuban yang notabene perbukitan yang isinya batu gampinggggggggggggg semuaaaaaa … Jam 16.00 kita berangkat dari basecamp daerah Montong, sampe tujuan itu sekitar jam 16.30 WIB, dan faktanya adalah tempat pemandian air panas tutup jam 17.00 WIB, wkwkwkwk jekpot banget dah … tapi emang kalau berendam itu gak usah lama-lama cuk, entar badan lu jadi peot looohhh "ngarang". Bau belerang yang tajem adalah alesan paling jekpot yang buat lu gak berendem lama-lama di kamar mandi. Lagian emang mau ngapain sih lama-lama di kamar mandi … atau mauuuuuu … #mikirkeras.

Loket Tiket cuk …


Jadi lu harus beli tiket masuk dulu biar bisa berendem di pemandian air panas … Nah dilokasi wisata ini air panas dari sumber di tampung gitu brur, dialirin ke kamar-kamar mandi. Sehabis bayar sekitar Rp.9000,00 lu udah bisa masuk ke kawasan Perhutani dan berendem sepuasnya dah, cuma inget bau belerang gak terlalu bagus buat pernafasan kita. Abis bayar kita bakal dikasih kunci harta karun alias kunci kamar mandi tempat kita berendem, dan masing-masing orang dikasih satu kunci kamar mandi.


Ini Dia Kamar Penyimpanan Harta Karun …


LOKET …

Sebelum mandi gua sempet kaget nih brur … Jadi, ada beberapa peraturan gitu sebelum kita memasuki ruangan hot yang satu ini. Larangan atau lebih seneng gua bilang pantangan itu diantaranya :

Pantangan Pertama …


Pantangan Ke Dua …


Setelah gua analis pantangan pertama kenapa ada papan segede gaban dipasang didepan kamar mandi yang isinya ngelarang pria atau wanita sekamar mandi, mungkin karena dulunya ini tempat sering dipake buat mesum dan larangan lewat lisan udah gak bisa ditaati, makanya dipasang tulisan segede gaban itu #ngarang … Yang jelas dengan adanya papan itu mencegah segala macam kemaksiatan dan perjinahan … kan asoy tuh kalau diijinin berduaan di kamar mandi, bisa-bisa masuk berdua keluar bertiga #ngaco.

Nah kalau buat pantangan yang kedua ini cukup menyakitkan sob, masalahnya kan kasian kalau misalkan orang yang bersangkutan punya penyakit diatas, istilahnya kayak macam di PHP gitu … udah jauh-jauh ke lokasi ini buat berendem, eh taunya pupus sudah pas baca ini himbauan -__-". Cuma yang jelas pasti tujuannya baik kokk, ya emang bener sih kalau misalkan mandi air panas alami emang harus dalam keadaan fit sefitfitnya, pada suhu dan tekanan tubuh yang stabil.

Kamar Mandi No 1 “Tempat Berendemnya paling gede brur"haha


Keran kiri air panas, keran kanan air dingin …


Salah satu aliran air panas .. .. ..


Kolam renang di tempat wisata … agak kotor brur.


Keluarga Si Otong …

Setelah 20 menit berendem … badan yang tadinya kaku banget sekarang langsung lemes gitu brur, jadi enak banget deh, pegel dari seminggu mapping berasa ilang plong gitu deh, ajibbb brur !!!. Yang jelas kalau lu main ke Tuban lu harus nyempetin ke tempat ini, tempatnya sepi dan air panasnya nampollll banget.

Oh iya jangan ganggu monyet monyet diatas ya … mereka bringas banget, masa pas mau gua foto tiba-tiba mau nyakar gitu … hahaha tapi emang iya sih monyetnya gua gangguin. Mereka kasian brur, dirante gitu deh … Cuma emang kalau gak dirante pasti ganggu, tapi kan ini habitat mereka, Hadeuh -__- yang sabar ya Otong Family’s. Akhirnya berhubung udah sore dan udah mau buka puasa, kita langsung cabs gitu dari lokasi ini menuju basecamp, dan faktanya adalah pas nyampe udah bedug magrib, hahaha … Alhamdulillah. Pokoknya tempat ini asikk deh brur … See U Next Trip.



Sabtu, 27 Juli 2013

PASAR BUBRAH GUNUNG MERAPI


Pasar Bubrah Gunung Merapi

"Ketika banyak orang berpendapat Pasar Bubrah merupakan Pasar Setan, Aku akan berpendapat lain … Pasar Bubrah bukanlah pasar seperti di kehidupan nyata (pasar tempat jual beli) … Pasar Bubrah merupakan lokasi makhluk halus di Gunung Merapi sebagai lokasi untuk saling berinteraksi, berbincang, dan bermain antar makhluk astral" Ketika membaca tulisan ini, mungkin kalian akan heran dan tidak percaya. Namun satu hal yang pasti, mereka hidup berdampingan dengan dunia manusia … Kita hanya berbeda dimensi, bahkan mungkin sekarang mereka sedang duduk disampingmu, tertawa, tanpa kau ketahui … "


Gagahnya Gunung Merapi …

Warga mempercayai bahwa di Gunung merapi bukan hanya ditinggali oleh manusia melainkan banyak sekali makhluk halus yang hidup berdampingan dengan mereka di Gunung ini. Maka dari itu penduduk di Gunung Merapi mempunyai kepercayaan akan tempat-tempat angker atau sakral. Tempat tersebut merupakan tempat yang keberadaannya dijaga oleh makhluk halus, maka dari ini tempat yang dirasa mempunyai kekuatan gaib harus dihormati keberadaannya. Penduduk menerapkan pantangan pada lokasi yang dianggap sakral tersebut, misalnya : menebang pohon, mengambil ataupun memindahkan barang yang ada pada lokasi tersebut. Pantangan lain diantaranya dilarang berbicara kotor dan berbuat tidak senonok, kencing dan buang air besar karena hal tersebut dapat menyinggung makhluk yang ada disana.


Dataran Pasar Bubrah Gunung Merapi …


Terletak dibawah puncak merapi, pasar bubrah berada dengan hamparan bongkah dan pasir yang terlampar luas di daerahnya. Pasar Bubrah merupakan salah satu daerah yang dianggap sakral oleh penduduk sekitar, dan dianggap sebagai pasar makhluk halus oleh warga … dimana batu-batu yang berserakan dianggap sebagai kursi dan meja untuk berjualan. Namun demikian disini gua lebih memandang Pasar Bubrah ini sebagai tempat atau lokasi bermain makhluk halus, tempat mereka berinteraksi. Namun memang benar jika tempat ini dianggap sakral oleh warga sekitar, karena pada intinya pusat kegiatan makhluk astral sangatlah dominan di Pasar Bubrah ini, karena tempat ini merupakan salah satu tempat favorit makhluk astral atau makhluk halus di Gunung Merapi berkumpul dan saling bercengkrama.

Pada dasarnya tempat ini memanglah dianggap sakral oleh penduduk sekitar, maka dari itu kita sebagai pendaki harus juga menghargai tempat tersebut dengan cara bertata krama yang baik, sopan dan santun, tidak gegabah, yang penting menghargai keberadaan mereka. Wajar apabila ada pendaki yang diganggu oleh makhluk astral yang jail disini, misalnya saja terlihat penampakan wanita berambut panjang, para penjaga keraton dengan pakaian tradisionalnya, nyai yang biasa nyinden dengan pakaian adat, para prajurit dengan pakaian perang, makhluk yang berwujud pendaki dengan atribut mendaki lengkap namun melayang, dan banyak lagi bentuk yang dapat ditampakan.

~Macan Putih Penjaga Hutan Merapi~


"Ia begitu gagah dengan aumannya, berkeliling di lebatnya hutan belantara. Sinar mata yang begitu tajam, dengan taring yang runcing dan telinganya yang lancip. Begitu besar dan ganas … ia siap mengganggu siapapun yang merusak hutan di Gunung Merapi"

Macan putih yang ada di Merapi hampir sama dengan macan putih yang ada di Merbabu, tak lain adalah peliharaan dari keraton yang dibiarkan bebas berlarian di hutan-hutan Gunung. Macan ini dimaksudkan untuk menjaga keraton dan siap mengganggu siapa saja yang mengacau dan merusak kekayaan alam yang ada di lereng Gunung. Sebenarnya ia lebih sering menampakan dengan suara aumannya yang begitu gagah, yang dapat membuat merinding siapapun yang mendengarnya. Namun, dia begitu baik kepada orang yang mempunyai tujuan baik… Jadi, baik-baiklah dalam mendaki.

~Suara Gamelan yang menemani Perjalanan~

Mungkin ada yang pernah mengalaminya saat mendaki … Suara merdu ini berasal dari utusan keraton untuk menyambut para pendaki maupun penduduk yang hendak menuju puncak gunung Merapi, walaupun tidak semua orang dapat mendengar gamelan ini benar-benar ada, dimainkan oleh pemusik keraton yang memainkan gamelan dengan melodi yang begitu menyejukkan hati. Sehingga terkadang, para pendaki yang mendengarnya akan terhanyut dalam permainan gamelan yang begitu cantik ini.


Bebatuan dan Pasir terikat kuat …

~Sinden “Menari dan Bernyanyi"~

Cantik dan lentik itulah mereka, seolah seperti dewi kayangan dengan busana tradisional yang dikenakan. Mereka menari dan menyanyi lagu-lagu jawa dengan suara yang sendu dan merdu. Dengan lentiknya mereka memainkan selendang yang dikenakan. Mereka biasanya ada di pintu keraton yang menyambut kedatangan para tamu maupun manusia yang hendak datang menuju pintu kerajaan, itulah tugas mereka bernyanyi dan menari.

~Para Pendaki yang kini sudah membayang~

Percaya atau tidak ketika kalian bertemu dengan seseorang seperti pendaki namun tiba-tiba menghilang, itulah mereka makhluk-makhluk yang menyerupai para pendaki yang meninggal di Gunung Merapi, ulah dari jin penunggu yang menyerupai wajah dan postur para pendaki. Tujuan mereka mungkin hanya untuk bercengkrama atau mengobrol-ngobrol, dan biasanya mereka akan menanyakan tujuan kalian naik gunung itu untuk apa … Tapi jangan takut, tidak semua yang bertanya seperti itu berarti makhluk astral, mereka akan ada dikala waktu benar-benar sunyi, dikala pikiran dan hati tak lagi sejalan, dikala mata tak mampu melihat tujuan yang jelas, yang pasti matangkan dan mantapkan tujuan teman-teman untuk mendaki, yang tak lain adalah menikmati alam ciptaanNya.

"Selepas membaca tulisan ini, teman-teman boleh percaya atau tidak … terlepas dari itu ada kepuasan batin tersendiri saat tulisan ini selesai, karena ada hal yang harus disampaikan terutama tentang keberadaan mereka, dan yang terpenting adalah tata krama kita terhadap tempat yang baru kita kunjungi" …




Air Terjun Nglirip, Tuban


~Air Terjun Nglirip, Singgasana Sang Dewi~

Kali ini gua gak ngedaki atau telusur di pantai, melainkan ke tempat yang jarang gua kunjungin sebelumnya. Panorama yang menyejukan hati saat mendengar bercak tetes demi tetes derasnya air yang terjun dari atas kebawah…, yayayyaa kali ini gua nongkrong di depan air terjun yang gedenya 30x20 meter … gede juga ini air terjun. Mungkin, kalau gua terjun dari atasnya terus nyemplung sampai dasar sungai yang ada dibawahnya, apa kabar ya gua sekarang? hahaha gak usah dibayangin, lagian gua juga gak mau seekstream itu brur "atutttttttttttt".


Air terjun yang gua kunjungin kali ini terletak di Tuban tepatnya di desa Nglirip. Desa ini emang agak terpencil di dalem … soalnya lu harus ngelewatin perbukitan gamping dan hutan - hutan yang ngiringin sepanjang perjalanan luh, aksesnya yaitu kalau dari arah Jatirogo entar lurus terus dan kemudian belok kiri, dan intinya kalau lu gak tau tinggal nanya aja dah … hahahha, ingat !!! "Nanya bukan berarti kita bego, justru lu bakal tau apa yang sebelumnya lu gak tau dengan nanya", tapi jangan sampe bikin orang yang lu tanya jengkel ya … dan ada beberapa hal yang bisa bikin orang jengkel saat ditanya adalah :

1. Nanyain ke orang tentang dia jomblo atau enggak ? …

2. Nanya ke bapak-bapak “kenapa die bininya 2?"

3. Nanyain tentang gimana sih cara cebok yang baik dan benar? …

4. Nanya dengan pertanyaan yang sama padahal udah dijelasin sejelas-jelasnya "lu gak punya kuping apa !!!"

5. Nanya tentang hal yang sebenernya simple, misal … apasih bedanya mantan sama bekantan -__- … #lupakan


Pertanyaan-pertanyaan yang sebenernya gak mesti ditanya terus lu tanya, palingan lu bakal kena tabok atau disembor air got, hahahhaa … Ok kita balik lagi ke air terjun ganteng 1 ini. Air terjun Nglirip itu keren banget brur ! jadi, selain air terjun dia juga dipake buat bendungan, bingung kan lu air terjun tapi bendungan #lupakan. Air terjun nglirip ini di dindingnya banyak batu bongakahan gitu brur, jadi pas air ngalir ke bawah, alurnya bakal ngikutin batuan yang kesingkap di dinding air terjunnya, pokoknya keren lah …


Air Terjun Ganteng …


Foto-foto …

Itu Batu dan Itu Air . . .

Air Terjun Kecil … "Lucu Ndes"

Air Terjun Kecil …


Foto dari atas …


Damn … its coooool …

Pokoknya lu pada harus kesini deh, walaupun aksesnya jauh tapi kalau lu udah sampe di TKP rasa lelah itu bakan kebayar tunai deh. Soalnya air terjun ini bener-bener gede dan keren banget brur.

Oh iya ada satu hal yang pengen gua kasih tau … Di air terjun ini pengunjung "DILARANG MANDI" , soalnya udah banyak banget makan korban. Di awal tahun aja 2 orang pemuda tewas ditempat karena tersered arus, dan anehnya pas kelelep korban gak langsung ke apung, setelah hampir seminggu baru deh korban ngambang … Padahal kedalamannya gak terlalu dalem loh brur, tapi mungkin arus yang dikasih karena air terjun dari atas kebawah ngasih gaya arus turbid, muter macam tornado … Warga sekitar juga mengaitkan kematian korban yang rata-rata adalah laki-laki, dihubungkan dengan seorang Dewi cantik penunggu air terjun, sebut saja Dewi Nglirip.

Dewi ini merupakan penguasa air terjun yang ada di Nglirip, sepanjang sungai yang ada di daerah tersebut merupakan wilayah kekuasaannya. Namun demikian sebagai orang yang beriman kita patut mempercayai dengan hal gaib, namun jangan sesekali kita takut akan hal tersebut, karena kita haruslah hanya takut kepada Allah SWT. Sebenarnya Dewi ini baik hati kok kalau sama orang yang tau tatakrama, yang tidak sombong, yang niatnya baik … Mereka hanya mengganggu orang-orang yang jail, yang sombong, yang niatnya buruk dan tidak tau tatakrama. Maka dari itu, jadilah pengunjung yang tau sopan santun …

Oh iya yang ngeganggu tuh bukan Dewi Nglirip kok, melainkan anak buahnya yang jailnya super duper ekstream … Anak buahnya itu ada yang wujudnya buaya putih, ada uler sanca gede banget, ada juga yang badannya item dengan postur yang gede super dah … Pokoknya kemanapun kalian pergi, ke tempat baru yang kalian kunjungi … Tata Krama adalah Paling Utama dan janganlah lupa untuk berdo’a … Ok brur ^^ … See u next trip.





Minggu, 21 Juli 2013

Indahnya Panorama Bawah Tanah Goa Akbar Tuban

WISATA TUBAN Part 2

Indahnya Panorama Bawah Tanah Goa Akbar Tuban"


Tuban merupakan salah satu kota yang terletak di Jawa Timur, selain dijuluki sebagai kota wali, Tuban juga sering disebut sebagai kota seribu goa, karena pada dasarnya Tuban merupakan kota yang mempunyai penyebaran litologi batugamping di hampir seluruh daerahnya. Salah satu gua yang terkenal di kota ini adalah Goa Akbar … Berada di sebelah Selatan Mesjid Agung Tuban dan berada persis di belakang Pasar Baru Tuban di jalan Gajah Mada. Goa Akbar ini cukup unik brur, karena letaknya bukan ditengah-tengah hutan ataupun perbukitan, melainkan ditengah kota. Yang jelas akses menuju lokasi deket lah pokoknya dan gampang dicapai mau naik kendaraan bermotor maupun kendaraan umum.

image

Pintu Masuk Goa Akbar …


Tiket masuk kawasan Goa Akbar cukup murah brur cuma Rp.4000,00/Orang. Setelah beli tiket buat 4 orang akhirnya gua dan brader masuk ke lokasi Goa Akbar. Ketika masuk gerbang pintu lokasi goa, kalian bakal langsung diperlihatkan sekilas Sejarah Tuban dengan relief-relief yang keren abis dan cerita yang sejelas-jelasnya, selain tentang kota Tuban sendiri, disini juga diceritakan tentang para pendekar, para ulama, dan sejarah para wali yang berperan penting dalam kejayaan kota Tuban dan penyebaran agama Islam di Tuban.

image

Salah satu peringatan sebelum masuk kawasan Goa …


Di dalam goa ini banyak sekali ditemui hiasan dinding goa berupa stalaktit, stalakmit, sisipan kristal kalsit, pelarutan gamping yang masih aktif, air bawah tanah, dan banyak lagi termasuk kelelawar yang tinggal di dalam goa Akbar.

image

Stalaktit berbentuk seperti Tirai …

image

Ketika Stalaktit dan Stalakmit bersatu membentuk Kolom

Saat kita udah memasuki Goa, yang pertama kali tercium tak lain adalah bau pesing … hmmm kira-kira apa ya penyebabnya nyampe goa ini tiba-tiba bau pesing ? … Seketika berjalan, dan semua terjawab saat kepala mengadah keatas dan melihat sekumpulan makhluk kecil bertelinga lancip dengan sayap lebar dan berwarna gelap berada tepat diatas kepala kita menggantung di Tembok goa, dan penyebab dari pesingnya goa ini tak lain dari kencing kelelawar itu.

image


image


image

Penghuni Goa Akbar …

image

Pertapaan Andong Tumapak

image

Dinding dalam Goa Akbar …

image

Perjalanan Masih Panjang …

image

Stalaktitnya masih aktif nih brur …

image


Fose-fose dulu brur …

image

Pandhapa Watu Lapak …

image

Prajen Empu Supa …


Anak buah Batman …


Mata air di Goa Akbar …


Mata air Goa Akbar …


Lihat tetesan gampingnya brur … Stalaktitnya masih aktif …

Bentuknya lucu … kaya Beruang …


Paseban Agung Para Wali …

Fose-fose …

Banyak sekali kisah menakjubkan yang pernah terjadi di goa ini, Goa Akbar merupakan saksi bisu sejarah penyebaran Agama Islam di Kota Tuban … selain digunakan sebagai tempat untuk bersemedi yang bertujuan mendekantkan diri pada Illahi, lokasi ini pernah dijadikan sebagai tempat pertemuan Walisongo pada zamannya.

Paseban Agung Para Wali berisi :

Perjalanan Waktu Telah Panjang Dan Membentang Tak Terbatas

Membawa Takbir Dan Tahmid Membahana Dari Kota Sampai Ke Desa

Seisi Langit Dan Bumi Jadi Saksi Abadi

Tak Pernah Pupus Untuk Sujud, Berdo’a Sebagai Rasa Syukur Kehadirat Ilahhi Robbi

Disini, Di Tempat Yang Telah Kita Pijak Dan Saksikan Bersama

Pernah Ada Pertemun Para Wali Untuk Musyawarah Dan Mufakat

Memperjuangkan Hak Serta Kewajiban Umat Untuk Ingat Serta Sadar Akan Jati Diri

Selalu Bercermin, Tentunya Kita Tidak Perlu Congkak Dan Sombong Di Atas Bumi

Jangan Bertanya !, Dari Mana Kita Berasal?

Semestinya Kita Tanyakan !, Apa Yang Mesti Kita Kerjakan Untuk Bekal Hidup Di Dunia Dan Akhirat

Rukun Islam Dan Rukun Iman Sebagai Obor Penerang Hati

Titipan Ini Jangan Sampai Dipungkiri, Dan Patut Kita Sembah Hanya Allah Yang Maha Suci

Betapa besar peran para Wali saat itu, Dzikir senantiasa mengobar dan membakar hati untuk senantiasa berjuang menyebarkan Agama Allah. Kentalnya Budaya dibawa oleh Kerajaan Hindu dan Buddha masa itu, tidak sedikitpun mengurunkan para Wali untuk menyebarkan Agama Islam di ranah Jawa. Sunan Bonang merupakan Wali yang sangat berpengaruh terhadap penyebaran agama Islam di Jawa Timur khususnya di Kota Tuban. Pada awalnya Tuban merupakan kota yang sangat dipengaruhi oleh kentalnya Budaya Hindu yang dibawa oleh kerajaan Majapahi, namun setelah Walisongo mulai menyebarkan agama islam di pulau jawa dengan metode yang bisa diterima oleh masyarakat, salah satunya adalah dengan seni maka agama islam mulai dapat diterima di penjuru Jawa. Sunan Bonang adalah putra dari Sunan Ampel dan Dewi Candrawati “Nyai Ageng Manila", Beliau merupakan wali yang mempunyai citra seni yang sangat tinggi … Beliau terkenal piawai mewarnai kondisi saat itu dengan corak ajaran islam. Dan Sunan Bonang menciptakan Gending Darmo sebagai alat untuk menyampaikan pesan-pesan yang ia serukan lewat shalawat dan prosa yang ia buat Dan dengan metode beliau itu pada akhirnya nama-nama Dewa di Hindu seiring berjalannya waktu digantilah dengan nama-nama Malaikat dan Nabi sesuai ajaran Islam.


Cara Dakwah Sunan Bonang …


Keseluruhan metode yang digunakan oleh Sunan Bonang didasari oleh ajaran islam dan filsafat ketuhanan Sunan Bonang. Adapun filsafat Sunan Bonang adalah, "Bahwa Iman, Tauhid Dan Makrifat Itu Terdiri Dari Pengetahuan Yang Sempurna, Sekiranya Orang Hanya Mengenal Makrifat Saja, Maka Belumlah Cukup, Sebab Ia Masih Insaf Akan Itu". Maksud dari Sunan Bonang adalah bahwa kesempurnaan barulah akan tercapai hanya dengan terus menerus mengabdi kepada Allah SWT. Seseorang itu tiada mempunyai gerakan sendiri, begitu pula tidak mempunyai kemauan sendiri, dan seseorang itu adalah seumpama buta, tuli dan bisu. Segala gerakannya itu datang dari Allah SWT.

Metode dakwah yang digunakan Sunan Bonang sangat efektif dan tidak merubah tatanan tradisi yang telah ada. Tradisi Islam dan Hindu-Budha hidup saling berdampingan, bahkan tradisi Islam yang dibawa oleh Sunan Bonang berkesinambungan dengan tradisi Hindu yang sudah ada, seperti Nampak pada peninggalan kepurbakalaan Sunan Bonang, hanya saja semua itu tetap bernafaskan ajaran Islam.

Maka setelah banyak dari masyarakat Majapahit memeluk agama Islam di Tuban, membuat kekuatan Majapahit melemah dan memudahkan Kerajaan Demak untuk menghancurkan Kerajaan Majapahit saat itu. Dan setelah banyak dari masyarakat Tuban yang bergabung ke Wilayah Demak dan masuk Islam, maka saat Raden Patah menyerang kerajaan Majapahit bisa dengan mudah menguasai kerajaan tersebut.


Asal Usul Kabupaten Tuban …

Jasa-jasa dan Wisuda Ronggolawe…




Sri Huning Mustika Tuban …




Perjalanan Sunan Kalijaga …


Bediskusi …



Manunggalnya Ulama-ulaman dan Umarok …


Sisi Lain Goa Akbar …


Mushola Baitul Akbar “merupakan mushola yang berada di dalam gua Akbar yang merupakan tempat ibadah Walisongo saat itu" …





Pasujudan Para Wali …

Sudut Mushola …


Akhirnya setelah berputar-putar mengelilingi gua akbar yang panjangnya mencapai 1.2 Kilometer dan setelah puas menyaksikan panorama bawah tanah dalam goa yang luar biasa, akhirnya kita mutusin buat pulang menuju Lokasi selanjutnya yaitu Air Terjun Nglirip di Desa Nglirip-Tuban. Yang jelas banyak banget manfaat dan ilmu yang didapat setelah belajar di Goa Akbar, terutama tentang keyakinan beragama, yang pada intinya kita sebagai manusia di Dunia ini teruslah dan terus beribadah kepada Allah SWT untuk kebahagiaan Dunia dan Akhirat tentunya.